Dalam perkembangan kerajinan nusantara nenek moyang kita telah banyak meninggalkan hasil kerajinan nusantara. Hasil kerajinan tersebut mestinya harus tetap terpelihara dan lestari ditangan generasi muda sebagai pelanjut dalam mempertahankan kebudayaan asli bangsa kita. Namun pada kenyataannya dilapangan hanya sebagian kecil yang sadar serta hatinya tergugah untuk melanjutkan kerajinan tersebut. Hal yang menjadi salah satu penyebab mengapa mereka enggan melestarikan kebudayaan leluhur itu, karena modernisasi dan globalisasi dengan bebas masuk mempengaruhi budaya kita.
Berdasarkan informasi yang kami dapat, di Desa Meddelan masih mempertahankan kerajinan anyaman tersebut selain itu juga sebagai mata pencaharian. Namun ditempat itu sendiri banyak pemuda yang tidak tertarik membuat kerajinan bakul, karena menganggap bahwa proses pembuatannya sangat sulit. Di desa itu sendiri bakul sering disebut dengan sebutan Tepak. Oleh karena itu maka sangat perlu memahami proses pembuatan Tepak sebagai salah satu upaya dalam melestarikan karya seni asli bangsa kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar